Resume Ke-14



Hari / Tanggal :  Selasa, 16 Februari 2022

Materi              :  Menulis Buku Terbaik Perpusnas

Moderator       :  Widya Setianingsih

Narasumber     :  Dr. Mudafiatun Isriyah, S. Pd, M. Pd

 

Pada malam ini Pelatihan diawali dengan salam dan doa semoga pelatihan berjalan lancar tanpa kendala, begitu kata Ibu moderator yang cantik manis, serta memperkenalkan untuk Narasumber malam ini adalah Ibu Dr.Mudafiatun Isriyah, S.Pd, M. Pd. Beliau adalah seorang Dosen dan pengajar di FIP prodi BK UNIPAR Jember. Juga penulis buku terbaik PERPUSNA. Buku duet dengan Prof. Ekoji yang berjudul Implementasi Social Presence dalam bimbingan Online dalam Perspektif Komunikasi Personal, Interpersonal dan Impersonal ISBN : 978-623-01-0786-3. Menghantarkan Beliau menjadi menjadi Pemenang Buku terbaik 1 (Tema Pendidikan Jarak Jauh) Perpusnas 13 September 2021).  


 

Seperti biasa pertemuan malam ini akan dibagi dalam 4 sesi yaitu :

1.      Pembukaan

2.      Paparan materi melalui chat WA grup

3.      Tanta jawab

4.      Penutup

Materi : “ Menulis itu Indah “

            Menulis merupakan salah satu kegiatan berbahasa, tetapi tidak semua orang terampil berbahasadapat menulis dengan baik. Menulis memang tidak mudah, tetapi jangan bayangkan bahwa menulis adalah kegiatan yang sangat sulit dan jangan pula anda pernah berpendapat bahwa menulis sangat erat kaitannya dengan bakat. Menulis adalah sebuah keterampilan berbahasa. 


Konsep Menulis dan Konsep Menulis sebagai Proses

1.      Menjelaskan pengertian menulis

2.      Menguraikan manfaat menulis

3.      Mengidentifikasi factor-faktor penyebab keengganan seseorang dalam menulis

4.      Menerangkan mitos-mitos dalam menulis

5.      Menemukan hubungan menulis dengan berbagai aspek keterampilan berbahasa lainnya

6.      Menjelaskan pengertian sebagai proses

7.      Menjabarkan setiap fase dalam proses menulis

 

Menulis pada dasarnya merupakan suatu bentuk komunikasi berbahasa (verbal) yang menggunakan symbol-simbol tulis sebagai mediumnya. Sebagai sebuah ragam komunikasi, dalam menulis setidaknya terdapat empat unsure yang terlibat.

Keempat unsure tersebut adalah :

1.      Penulis sebagai penyampai pesan

2.      Pesan atau sesuatu yang disampaikan penulis

3.      Saluran atau medium berupa lambing-lambang bahasa tulis seperti huruf dan tanda baca

4.      Penerima pesan, yaitu pembaca, sebagai penerima pesan yang disampaikan oleh penulis.

Fungsi dan Tujuan Menulis

1.      Fungsi personal, yaitu bmengekpresikan pikiran, sikap, atau perasaan pelakunya, yang diungkapkan melalui misalnya surat atau buku harian

2.      Fungsi instrumental (direktif), yaitu mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain

3.      Fungsi interaksional, yaitu menjalin hubungan social

4.      Fungsi informative, yaitu menyampaikan informasi termasuk ilmu pengetahuan

5.      Fungsi estetis, yaitu untuk mengungkapkan atau memenuhi rasa keindahan.

Tujuan menulis

a.       Mengubah keyakinan pembaca

b.      Menanamkan suatu pemahaman kepada pembaca

c.       Merangsang proses berfikir pembaca

d.      Menyenangkan dan menghibur pembaca

e.       Memberitahu pembaca

f.       Memotifasi pembaca

Manfaat menulis

a.       Peningkatan kecerdasan

b.      Pengembangan insiatif dan kreativitas

c.       Penumbuhan keberanian

d.      Pendorong kemauan dan keterampilan mengumpulkan informasi

Pendapat Para Ahli sedikit beda, Hairston (Nursisto, 1999:8) juga memaparkan beberapa manfaat menulis sebagai berikut :

a.       Sarana untuk menemukan sesuatau

b.      Memunculkan ide baru

c.       Melatih keterampilan mengorganisasi dan dan menjernihkan sebagai konsep atau ide

d.      Melatih sikap objektif pada diri seseorang

e.       Membantu menyerap dan memproses informasi

f.       Melatih untuk berfikir aktif

Mengembangka Ide

       Ide biasanya didapatkan dari berbagai sumber, antara lain dengan : membaca buku, membaca jurnal ilmiah, berdiskusi, menghadiri seminar, mengamati fenomena di masyarakat, atau berasal dari sumber lainnya. Jika mendapatkan ide segera ditulis dikertas, buku catatan atau media lainnya agar bisa ditindaklanjuti bila telah punya waktu untuk memulai proses penulisan, hal ini untuk menghindari hilangnya ide.

Novelty adalah unsur kebaruan atau temuan dari sebuah tulisan. Tulisan bidikatakan baik jika menemukan unsure temuan baru sehingga memiliki kontribusi baik bagi keilmuan maupun bagi kehidupan. Dalam hal ini jika kondisi tersebut tidak sama dengan milik orang lain, maka kemungkinan tulisan kita mengandung unsur novelty.

 

Demikian resume pada pertemuan ke-13 semoga manfaat.

Dari awal pertemuan yang bisa saya ambil bahwa menulis itu harus dipaksa dan dilakukan dengan terus menerus.

Salam literasi. Dwi Yanti

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI