Pelatihan Belajar Menuli PGRI Pertemuan Ke- 8

 

                              

Resume Ke-8
 

Hari                 :  Rabu, 2 Februari 2022

Pukul               :  19.00 – 21.00 WIB

Materi              :  Mengatasi Writer’s Block

Moderator       :  Widya Setianingsih

Narasumber     :  Ditta Widya Utami, S. Pd., Gr.

 


Pertemuan yang ke- 8

Baru pukul 15.30 narasumber sudah mengingatkan pada peserta untuk tidak melewatkan pelatihan malam nanti.

Tepat pukul 19.00 WIB Narasumber membuka pelatihan malam ini dengan ucapan Salamdan memperkenalkan diri dengan nama Widya yang akan memandu materi membersamai Narasumber yang bernama Ibu Ditta Widya Utami, S.Pd, Gr. Untuk lebih mengenal profil Narasumber lebih jelas silahkan klik link di bawah ini :

https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html

 

Seperti pertemuan yang sudah-sudah, acara di bagi 4 sesi yaitu :

1.      Pembukaan

2.      Pemaparan materi

3.      Tanya jawab

4.      Penutup

Mengawali pelatihan Narasumber mengatakan bahwa Beliau juga alumni Pelatihan Belajar Menulis gelombang ke- 7 dan masuk angkatan pertama yang menulis bersama Prof. Eko, juga banyak yang didapat dari mengikuti pelatihan ini seperti ilmu, saudara baru.

Sebelum materi di mulai Narasumber memberikan peraturan, antara lain :

1.      Saya akan kirimkan link tulisannya di grup

2.      Silahkan Bapak / Ibu membuat tulisan dari apa yang telah di baca di link tersebut

3.      Tulisan boleh bebas ( puisi, komentar, pentigraf, pantun, dll )

4.      Tulisan boleh langsung di tulis di kolom komentar blog atau di kirim via moderator.

5.      Waktunya 15 menit

Peserta dipersilahkan untuk membuat tulisan kemudian di kirim ke link yang sudah di shere ke grup ini.

Materi

“ Writer’s block” yaitu keadaan saat penulis kehilangan kemampuan menulis atau tidak menemukan gagasan baru untuk tulisannya ( Wikipedia ). Dan WB ini bisamenyerang siapapun baik penulis pemula aatau professional. Penulis cerpen maupun puisi, penulis artikel maupun jurnal ilmiah, muda maupun yang tak lagi muda.

·         Karena Writer’s blok umumnya tidak di sebabkan oleh masalah komitmen / kompetensi menulis.

·         Sulit focus, tidak ada inspirasi menulis, menulis lebih lambat dari biasanya, atau merasa stress dan frustasi untuk menulis merupakan sebagian dari tanda-tanda terserang WB, kalau terjadi seperti ini sebaiknyan segera bangkit.

·         Karena WB bisa menjakit dalam hitungan menit, jam, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan.

Berapa lamaWriter’s block bisa terjadi?

·   Tergantung seberapa cepat seorang penulis mampu mengatasi kondisi BW tersebut.

·   Mau sampai kapan kita biarkan WB ini berlangsung

Untuk mengatasi Writer’s block

·         Harus mengetahui penyebabnya :

-          Mencoba metode / topic baru dalam menulis

-          Stress

-          Lelah fisik / mental

-          Terlalu perfeksionis

·      Mencoba metode / topic baru dalam menulis

 Contoh : sederhana dari hal ini bisa dikaitkan dengan minat menulis kita. Misalnya, saya lebih senang menulis cerpen. Maka ketika mencoba menulis puisi, mungkin kemampuan menulis saya akan sangat melambat. Mengapa? Karena puisi punya karakteristik tersendiri yaitu Padat makna, indah.

Agar tidak terserang WB :

  -  harus terus berlatih dan belajar,

  -  semakin kita kenal dengan puisi,

  -  semakin kita sering berlatih

 

·      Stress, Lelah Fisik / Mental

-    beristirahat sejenak

-    lakukan hal-hal yang paling di sukai

-    bisa lakukan hobbynya

-    berkebun, memasak, travelling

-    Me-refresh-kan diri

-    Dengan jalan-jalan akan muncul inspirasi lagi

 

·      Terlalu Perfeksionis

-    menjadi perfeksionis itu boleh tapi jangan terlalu perfeksionis itu bahasa.

-    tak ada manusia yang sempurna, kecuali Sang Penguasa. Ada pepatah perfectioniskills   creativity (perfeksionis itu bisa menghilangkan kreativitas). Mengapa ?

-    karena rasa ingin sempurna bisa membawa kita memiliki pemikiran yang negative.

-    Tulisan kamu belum bagus, masih banyak yang salah, masih nggak sesuai EYD, jangan   posting dulu, masih belum layak. Dsb

 

Untuk menghindari semua itu maka :

 

 “ menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi ”

 “ bahwa kesalahan itu bukti bahwa kita bukan manusia yang sempurna”

            Dilanjutkan dengan sesi pertanyaan, dan semua pertanyaan sudah dijawab dengan baik oleh Narasumber. Dan semoga materi yang luar biasa ini membuat lebih semangat untuk bisa berkreasi menulis dan menulis.

 

Penutup

            Pelatihan ditutup dengan Salam penutup serta kata-kata penyemangat hasil dari bedah buku : Niatkan kuat – kuat dalam hati

·      Aku ingin menulis 1000 buku

·      Dalam waktu 1000 tahun

·      Meskipun 1000 rintangan silih berganti menghadang.

 

 

Salam literasi. Dwi Yanti 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PELATIHAN BELAJAR MENULIS PGRI