Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang 23 – 24
Pertemuan Ke-17

Resume
Ke-17
Hari /Tanggal : Rabu, 23 Februari 2022
Materi : Mengenal Penerbit Indie
Moderator : Helwiyah
Narasumber : Mukminin, S.Pd.,M.Pd
Materi
Seperti biasa pertemuan ini akan dibagi
dalam 4 sesi yaitu :
1.
Pembukaan
2.
Paparan materi
3.
Tanya jawab
4.
Penutup
Pelatihan dimulai doa yang dipimpin oleh
moderator malam ini adalah Ibu Helwiyah yang akan membersamai Narasumber malam
ini yaitu Bapak Mukminin,S. Pd, M. Pd. Beliau juga alumni asuhan Om Jay pada
gelombang ke 8, dan mulai menulis pada usia 55 tahun baru (2 tahun) yang lalu. Beliau
mengikuti pelatihan sampai 30 kali pertemuan dengan narasumber yang hebat PGRI
maka lahirlah buku resume yang berjudul “ Jurus Jitu Menjadi Penulis Handal
Bersama Pakar” dengan kata Pengantar Dr. Ngainun Naim, 1 bulan (Dosen UIN
Syahid Ali Rahmatullah, Tulungagung). Menulis dengan hati dan mengikuti
petunjuk mentor maka sudah terjual hampir 500 buku. baru dilantik dan
dikukuhkan menjadi guru besar Prof. Ngainun Naim.
Untuk mengenal lebih lengkapnya bisa
dibuka CV di bawah ini :
https://cakinin.blogspot.com/2022/10/curiculum-vitae.html
Karya-karya Beliau :
Pertanyaannya: “Apa alasan seseorang
menulis buku sebutkan 4 saja. Silahkan?
Kata – kata Mutiara yang motivasi diri :
1.
“Semua orang akan mati kecuali karyanya,
maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akherat kelak”. – Ali
bin Abi Thalib
2.
“Kalau kamu bukan anak raja dan engkau
bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis”.
-
Imam Al Ghazali
Cara menulis dan
menerbitkan buku, untuk mewujudkan itu memang butuh ketekunan, perjuangan dan
juga tekad sertamotifasi yang tinggi agar tidak goyah saat menjalani proses
menulis. Agar terus semangat menulis, melalui kata-kata mutiara tentang menulis
bisa menjadi motifasi agar sukses dalam berkarya.
Tahapan
Cara Menulis dan Menerbitkan Buku yang Tepat :
1.
Prawriting
a. Tahap
awal penulis mencari idea pa yang akan ditulis dengan peka terhadap sekitar
(Pay attention).
b. Penulis harus kreatif
menangkap fenomena yang terjadi di sekitar untuk menjadi tulisan
c.penulis banyak membaca buku.
2. Drafting
Penulis mulai membuat draf (outline buku/daftar isi buku) dilanjutkan
menulis
naskah buku sesuai draf tadi.
Menulis harus sesuai dengan apa yang disukai (passion). Boleh menulis
artikel, cerpen, puisi, novel dan
sebagainya dengan penuh kreatif merangkai kata, menggunakan majas, dan menarik
pembaca.
3. Revisi pengeditan.
Setelah
naskah selesai maka kiata lakukan revisi naskah. Merevisi tulisan mana yang
baik dicantumkan, naskah mana yang perlu dibuang, naskah mana yang perlu
ditambahkan.
4. Editting / Swasunting
Setelah
naskah kita revisi maka masuk tahapan editing. Penulis melakukan Hanya
memperbaiki berbagai kesalahan pada kalimat. Tahap ini boleh dikatakan sebagai
“ Swasunting” yaitu menyunting tulisan sendiri
sebelum masuk penerbit, kan malu kalau banyak kesalahan. Maka penulis dituntut
untuk memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan
EBBI.
5. Publikasi
Jika
tulisan anda yang berupa naskah buku sudah yakinmaka anda memasuki tahap
Publikasi atau penerbitan buku. Pertanyannya apakah Anda sudah mempunyai
pandangan penerbit yang akan menerbitkan buku Anda?
Jawabannya adalah penerbit Independen ( penerbit Indie) yang bapak suka
Kamlia
Press Lamongan.
Ayo Melek Penerbit Buku ( Penerbit Mayor
dan Penerbit Indie)
Oleh =
Mukminin
Penerbit Buku ada dua macam yaitu :
Pertama Penerbit Mayor. Kedua Penerbit indhie.
Pertama
Penerbit Mayor.
1.
Jumlah cetakan di penerbit Mayor
Penerbit
Mayor mencetak bukunya secara masal. Biasanya cetakan pertama sekitar 3000
eksamplar atau minimal 1000 eksamplar untuk dijual di toko-toko.
2. Pemilihan Naskah yang diterbitkan
Naskah
harus melewati beberpa tahap prosedur sebelum menerbitkan sebuah naskah. Tentu
saja menyambung dari point yang pertama, penerbit mayor mencetak bukunya secara
masal 1000-3000 eksamplar. Mereka ekstra hati-hati dalam memilih naskah yang
akan mereka terbitkan dan tidak akan berani mengambil resiko untuk setiap
naskah yang mereka terima. Penrbit mayor memiliki syarat yang semakin ketat,
harus mengikuti selera pasar, dan tingginya tingkat penolakan.
3.
Provesionalitas.
Penerbit
Mayor tentu saja profional dengan banyaknya dukungan SDM di perusahaan
besar mereka.
4.
Waktu Penerbitan
Pada umumnya sebuah naskah diterima atau tidaknya akan dikonfirmasi dalam tempo 1-3 bulan. Jika naskah diterima, ada giliran atau waktu terbit yang bisa cepat, tapi ada juga yang sampai bertahun-tahun. karena perbitan mayor adalah sebuah penerbitan besar, banyak sekali alur kerja yang harus dilalui. bersyukur kalau buku bisa cepat didistribusikan di semua toko buku. Namun jika dalam waktu yang ditentukan penjualan buku tidak sesuai target, maka buku akan dilepas oleh distributor dan ditarik kembali oleh penerbit.
5. Royalti
Kebanyakan Penerbit mayor mematok royalti penulis maksimal 10% dari total penjualan. biasanya dikirim kepada penulis setelah mencapai angka tertentu atau setelah 3-6 bulan penjualan buku.
6. Biaya Penerbitan
Biaya penerbitan gratis. itulah sebabnya mereka tidak bisa langsung menerbitkan buku begitu saja sekalipun buku tersebut dinilai bagus oleh mereka. seperti yang sudah disebut diatas, penerbit mayor memiliki pertimbangan dan tuntutan yang banyak untuk menerbitkan sebuah buku karena jika buku tersebut tidak laku terjual, kerugian hanya ada dipihak penerbit.
Penerbit Indie
1. Tidak menolak naskah, slama karya tersebut layak diterbitkan; tidak melanggar Undang-undang hak cipta karya sendiri, tidak plagiat, serta tidak menyinggung unsur SARA dan pronografi, naskah tersebut pasti akan dierbitkan. ini alternatif baru bagi para penulis untuk membukukan tulisannya.
2. Profesional tapi sering disalahartikan, banyak sekali penerbit buku di penerbit indie asal-asalan, asal cetak jadi jual. jadi penulis harus jeli memilih penerbit, jangan tergoda dengan paket penerbitan murah, tapi kwalitas masih belum jelas. Mutu dan managemen pemasaran buku bisa menjadi ukuran penilaian awal sebuah penerbitan. Kadang murah cover kurang bagus, kertas dalam coklat kasar bukan bookpaper (kertas coklat halus). Kami juga mutu cover bagus cerah mengkilat isi buku kertas coklat halus awet (bookpaper).
3. Akan segera memproses naskah yang diterima dengan cepat. dengan hitungan minggu buku sudah bisa terbit. Karena tidak fokus pada selera pasar tapi menerbitkan karya penulisnya yakin karya tersebut adalah karya terbaik dan layak diterbitkan sehingga tidak memiliki pertim,bangan rumit dalam menerbitkan buku
4. Royalti, umumnya 15-20% dari harga buku. dipasarkan dan dijual penulis lewat fb, instagram, wa grup, twitter, status, dll
5. Biaya Penerbitan. Berbayar sesuai dengan aturan masing-masing penerbit. antara penerbit yang satu dengan yang lain berbeda. karena pelayanan dan mutu yang diterbitkan tidak sama.
Sebagai referensi untuk penerbitkan buku antara lain :
- Penerbitan KAMILA PRESS LAMONGAN, melayani tetak ulang, dengan jasa ISBN, editing, lay out, dan design cover buku dengan harga terjangkau.
Syarat penerbitan :
1. kirimkan naskah lengkap mulai judul, kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka, biodata penulis dengan fotonya dan sinopsis.
2. Ketik A5 ukuranya 14,8 x 21cm, spasi 1,15 ukuran fon 11 dan margin kanan 2 cm, kiri 2 cm, atas 2 cm dan bawah 2 cm. Gunakan huruf Arial, calibri atau Cambria dan masukan dalam 1 file kirim ke WA atau email gusmukminin@gmail.com.
Dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Pada kesempatan kali ini Bapak Narasumber memberikan hadiah untuk 6 peserta, yaitu
Dari grup 23:
1. Pak Mar Ali
2. Bu Rismaya
3. Bu lilis
Dari grup 24:
1. Bu Rina
2. Bu Maria
3. Bu Yulia
MOTTO dari Bapak Narasumber :
. Manjadda Wajada
. Jadikan hidup untuk bermanfaat bagi orang lain
. Tiada kata terlambat untuk menulis, tulislah segera apa yang anda suka, anda lihat, anda baca, anda dengar, anda rasakanuntuk berbagi kebaikan (Cak Inin 2020)
. Torehkan penamu dari hikmah jejak kakimu siapa tahu itu jadi penolongmu (Cak Inin 2020)
. Jika ingin umurmu panjang dan bermanfaat bagi orang lain, menulislah buku
( Cak Inin 2021).
Terimakasih bapak semua ilmunya semoga menjadi penyemangatttt
Salam Literasi. Dwi Yanti
Sukses selalu bunda, siap terbitkan buku di penerbit Indie
BalasHapus